Cerita Hot Terpanas

Minggu, 22 Oktober 2017

Entot Bersama Monic, Yang Selalu Membangunkan Nafsuku!

Oktober 22, 2017
Entot Bersama Monic, Yang Selalu Membangunkan Nafsuku!
Cerita Hot Terpanas - Kejadian ini saat aku belum menikah dan masih bekerja di perusahaan distribusi makanan. Aku saat itu menjadi Chief Account Officer dan salah seorang stafku yang baru bekerja 4 bulan namanya Monic , dia seorang sarjana ekonomi yang baru setahun lulusnya umurnya masih 23 tahun .


Agen Poker Online Uang Asli - Dulu saat pertama kali masuk kantor kulihat sering diantar dan dijemput pakai motor oleh pacarnya , tetapi sudah ada seminggu terakhir Monic selalu mengendarai motor sendiri . Memang Monic berwajah manis, hanya sayang kurang tinggi sedikit.

Yang menarik buat lelaki semacam saya adalah bibirnya yang selalu kelihatan basah terus karena lidahnya sering dipakai membasahi bibirnya dan selain itu model rambutnya yang pakai gaya sedikit yang terurai di dekat telinga dan diberi jelly hingga kelihatan basah.
Juga yang kelihatan sensual adalah cara berpakaiannya karena Monic selalu pakai baju atau kaos yang agak ketat sehingga perutnya kelihatan ramping dan buah dadanya terlihat agak menonjol. Memang buah dadanya sendiri tak terlalu besar tetapi cukup bagus bila pakai baju atau kaos yang ketat.

Suatu saat aku tegur dia,
“ Monic , kenapa sekarang kamu naik motor sendiri ?”
“ Yaahh , yang antarin sudah nggak ada”, sahutnya .
“ Masak iya , kemana pacarmu itu ?” tanyaku.
“ Aach, nggak tahu pergi kemana dia , biarin saja ” , jawabnya dengan nada kesal .
Beberapa hari kemudian, saat makan siang , aku melewati kamarnya , kebetulan cuma Monic seorang diri dan sedang makan, rupanya yang lain makan keluar , segera kumasuk dan duduk di depan mejanya .

“ Makan sendirian saja ?”
“ Iya Pak, sahutnya . Sambil makan, Monic melihat- lihat iklan bioskop di koran . Tiba -tiba Monic berbicara,
“ Waah , film Mandarin ini bagus Pak, Monic kepingin nonton tapi nggak ada teman sekarang. ”
“ Kalau memang nggak ada teman nanti saya temani” kataku.
“ Ah, Bapak bisa saja , nanti pacar Bapak marah lho !” sahutnya .
“ Yaa, jangan sampai ketahuan dong, sekali -kali kan nggak apa- apa” , kataku.
“ Kalau sungguh , kapan Bapak bisanya ? asal jangan yang malam – malam , paling lambat yang pukul 7 .00 malam ” , jelas Monic .
“ Besok malam ? Pokoknya jangan Sabtu dan Minggu malam itu acara Bapak sudah patent” kataku.
“ Kalau gitu besok malam ya Pak?”
“ Boleh, Bapak jemput jam berapa?”
“ Monic sampai kost jam 5 sore, lalu mandi dulu, jadi kira – kira pukul 6 sore ya!”
“ Oke ”, sahutku.

Bandar Poker Online Uang Asli - Besok sorenya setelah saya pulang ke kost dan mandi lalu siap ke kostnya Monic . Sampai di sana ternyata Monic belum selesai hingga kutunggu beberapa menit, kemudian kita langsung berangkat . Karena baru pukul 6 . 10 padahal filmnya mulai pukul 7 , maka kita putar- putar kota dulu.

Baca Juga : Berhubungan Badan Dengan Ibu Mertuaku Yang Sangat Menggoda!


Dalam mobil aku bilang dengan Monic kalau lagi nggak dinas begini jangan panggil aku Pak, sebab umur kami paling hanya berbeda 7 tahun , aku jadi nggak enak dong. Akhirnya setelah putar – putar kita langsung ke bioskop dan beli tiket lalu masuk, aku memang sengaja minta tempat duduk yang di pinggir . Rupanya filmya kurang bagus , sebab sampai saat mulai penontonnya hanya sedikit.

Agen Judi Poker Online - Memang artis- artis yang main seksi – seksi, apalagi film Mandarin terhitung banyak yang berani juga actionnya. Kalau pas adegan yang hot Monic tiba – tiba memegang tanganku, suatu saat kalau adegan panas sebelum tangannya Monic yang beraksi kupegang dulu telapak tangannya erat – erat .

Walaupun adegan panas sudah berlalu tangannya tetap kupegang terus dan perlahan – lahan tangannya kuletakkan di atas pahanya . Ketika Monic masih diam saja atas aksi ini , maka jari – jariku kupakai untuk mengutik- utik pahanya yang sudah terbuka karena roknya yang agak pendek itu naik kalau buat duduk . Beberapa menit hal itu kulakukan dan Monic pun masih diam, lalu tangannya kutarik ke paha lebih atas sekaligus untuk menyingkap roknya supaya naik ke pangkal paha .

Bandar Judi Poker Online - Setelah kulihat roknya menyingkap sampai hampir pangkal pahanya sehingga paha yang mulus itu terlihat remang- remang dengan penerangan cahaya dari film saja . Aku pura – pura diam sebentar, kebetulan ada adegan panas lagi dan tanganku segera memegang pahanya dan tangan Monic memegang bagian atas tanganku .
Read More

Berhubungan Badan Dengan Ibu Mertuaku Yang Sangat Menggoda!

Oktober 22, 2017
Berhubungan Badan Dengan Ibu Mertuaku Yang Sangat Menggoda!
Cerita Hot Terpanas - Perkenalkan dulu namaku Yariwan. Sudah satu minggu ini aku berada di rumah sendirian. Terus terang saja aku jadi kesepian juga rasanya. Kalau mau tidur rasanya kok aneh juga, kok sendirian dan sepi, padahal biasanya ada bapak,ibu,kk dan adek .


Aku teringat peristiwa yang aku alami dengan ibu mertua kk-ku. Ibu mertua kk-ku memang bukan ibu kandung istrinya, karena ibu kandungnya telah meninggal dunia. Ayah mertua kk-ku kemudian kawin lagi dengan ibu mertua kk-ku yang sekarang ini dan kebetulan tidak mempunyai anak. Ibu mertua kk-ku ini umurnya sekitar 40 tahun, wajahnya ayu, dan tubuhnya benar-benar sintal dan padat sesuai dengan wanita idamanku.

Agen Poker Online Uang Asli - Buah dadanya besar sesuai dengan pinggulnya. Demikian juga pantatnya juga bahenol banget. Aku sering membayangkan ibu mertua kk-ku itu kalau sedang telentang pasti vaginanya membusung ke atas terganjal pantatnya yang besar itu.

Hemm, sungguh menggairahkan. Peristiwa itu terjadi waktu malam dua hari sebelum hari perkawainan kk-ku dengan Riris. Waktu itu aku duduk berdua di kamar keluarga sambil membicarakan persiapan perkawinan kk-ku. Mendadak lampu mati.

Dalam kegelapan itu, ibu mertua kk-ku (waktu itu masih calon) berdiri, saya pikir akan mencari lilin, tetapi justru ibu mertua kk-ku memeluk dan menciumi pipi dan bibirku dengan lembut dan mesra. Aku kaget dan melongo karena aku tidak mengira sama sekali diciumi oleh calon ibu mertua kk-ku yang cantik itu.

Hari-hari berikutnya aku bersikap seperti biasa, demikian juga ibu mertua kk-ku. Pada saat-saat aku duduk berdua dengan dia, aku sering memberanikan diri memandang ibu mertuakk-ku lama-lama, dan dia biasanya tersenyum manis dan berkata, “Apaa..?, sudah-sudah, ibu jadi malu”.

Bandar Poker Online Uang Asli - Terus terang saja aku sebenarnya merindukan untuk dapat bermesraan dengan ibu mertua kk-ku itu. Aku kadang-kadang sagat merasa bersalah dengan kk-ku, dan juga kaka ipar-ku yang baik hati. Kadang-kadang aku demikian kurang ajar membayangkan ibu mertua kk-ku disetubuhi ayah mertua kk-ku, aku bayangkan kemaluan ayah mertua kk-ku keluar masuk vagina ibu mertua kk-ku, Ooh alangkah…! Tetapi aku selalu menaruh hormat kepada ayah dan ibu mertua kk-ku. Ibu mertua kk-ku juga sayang sama kami, .

Pagi-pagi hari berikutnya, aku ditelepon ibu mertuakk-ku, minta agar sore harinya aku dapat mengantarkan ibu menengok famili yang sedang berada di rumah sakit, karena ayah mertua kk-ku sedang pergi ke kota lain untuk urusan bisnis. Aku sih setuju saja. Sore harinya kami jadi pergi ke rumah sakit, dan pulang sudah sehabis maghrib. Seperti biasa aku selalu bersikap sopan dan hormat pada ibu mertuakk-ku.

Dalam perjalan pulang itu, aku memberanikan diri bertanya, “tante, ngapain sih dulu tante kok cium Yariwan ?”.

“Aah, kamu ini kok masih diingat-ingat juga siih”, jawab ibumertua kk-ku sambil memandangku.
“Jelas dong buu…, Kan asyiik”, kataku menggoda.
“Naah, tambah kurang ajar thoo, Ingat kk-mu lho Yariwan…, Nanti kedengaran juga bisa geger lho Yariwan “.
“Tapii, sebenarnya kenapa siih tante…, Yariwan jadi penasaran lho”.
“Aah, ini anak kok nggak mau diem siih, Tapi eeh…, anu…, Yariwan , sebenarnya waktu itu, waktu kita jagongan itu, ibu lihat tampangmu itu kok ganteng banget. Hidungmu, bibirmu, matamu yang agak kurang ajar itu kok membuat ibu jadi gemes banget deeh sama kamu. Makanya waktu lampu mati itu, entah setan dari mana, ibu jadi pengin banget menciummu dan merangkulmu. Ibu sebenarnya jadi malu sekali. Ibu macam apa aku ini,

“Mungkin, setannya ya Tomy ini Bu…, Saat ini setannya itu juga deg-degan kalau lihat ibu mertua kk-ku. Ibu boleh percaya boleh tidak, kadang-kadang kalau saya lagi sama sendiri, malah bayangin tante lho. Bener-bener nih.
Sumpah deh. Kalau tante pernah bayangin saya nggak kalau lagi sama om”, aku semakin berani.

“aah nggak tahu ah…, udaah…, udaah…, nanti kalau keterusan kan nggak baik. Hati-hati setirnya. Nanti kalau nabrak-nabrak dikiranya nyetir sambil pacaran ama tante. Pasti tante yang disalahin orang, Dikiranya yang tua niih yang ngebet”, katanya.

“Padahal dua-duanya ngebet lo tante. tante, maafin Yariwan deeh. Yariwan jadi pengiin banget sama tante lho…, Gimana niih, punya Yariwan sakit kejepit celana nihh”, aku makin berani.

Agen Judi Poker Online - “Aduuh Toom, jangan gitu dong. tante jadi susah nih. Tapi terus terang aja Yariwan .., tante jadi kayak orang jatuh cinta sama kamu.., Kalau udah begini, udah naik begini, tante jadi pengin ngeloni kamu Yariwan …, Yariwan kita cepat pulang saja yaa…, Nanti diterusin dirumah…, Kita pulang ke rumahmu saja sekarang…, Toh lagi kosong khan…, Tapi Yariwan menggir sebentar Yariwan, tante pengen cium kamu di sini”, kata tante dengan suara bergetar.

Ooh aku jadi berdebar-debar sekali. Aku jadi nafsu banget. Aku minggir di tempat yang agak gelap. Sebenarnya kaca mobilku juga sudah gelap, sehingga tidak takut ketahuan orang. Aku dan ibu mertuakk-ku berangkulan, berciuman dengan lembut penuh kerinduan. Benar-benar, selama ini kami saling merindukan.

“eehhm…, Yariwan,ibu kangen banget ma kamu”, bisik ibu mertuakk-ku.
“aku juga bu”, bisikku.
“Yariwan…, udah dulu Yariwan…, eehmm udah dulu”, napas kami memburu.
“Ayo jalan lagi…, Hati-hati yaa”, kata ibu mertua kk-ku.
“ibu penisku kejepit niih…, Sakit”, kataku.
“iich anak nakal”, Pahaku dicubitnya.
“Okey…, buka dulu ritsluitingnya”, katanya.
Cerita Seks Terbaru – Cepat-cepat aku buka celanaku, aku turuni celana dalamku. Woo, langsung berdiri tegang banget. Tangan kiri ibu mertua kk-ku, aku tuntun untuk memegang penisku.

“Aduuh kamu. Gede banget pelirmu…, Biar ibu pegangin, Ayo jalan. Hati-hati setirnya”.
Aku masukkan persneling satu, dan mobil melaju pulang. Penisku dipegangi ibu, jempolnya mengelus-elus kepala penisku dengan lembut. Aduuh, gelii… nikmat sekali. Mobil berjalan tenang, kami berdiam diri, tetapi tangan ibu terus memijat dan mengelus-elus penisku dengan lembut.

Sampai di rumah, aku turun membuka pintu, dan langsung masuk garasi. Garasi aku tutup kembali. Kami bergandengan tangan masuk ke ruang tamu. Kami duduk di sofa dan berpandangan dengan penuh kerinduan.
Suasana begitu hening dan romantis, kami berpelukan lagi, berciuman lagi, makin menggelora. Kami tumpahkan kerinduan kami. Aku ciumi ibu mertuakk-ku dengan penuh nafsu. Aku rogoh buah dadanya yang selalu aku bayangkan, aduuh benar-benar besar dan lembut.

“Buu, aku kangen banget buu…, aku kangen banget”.
“Aduuh Yariwan, ibu juga…, Peluklah ibu Yariwan, peluklah ibu” nafasnya semakin memburu.
Matanya terpejam, aku ciumi matanya, pipinya, aku lumat bibirnya, dan lidahku aku masukkan ke mulutnya. Ibu agak kaget dan membuka matanya. Kemudian dengan serta-merta lidahku disedotnya dengan penuh nafsu.

“Eehhmm.., Yariwan, ibu belum pernah ciuman seperti ini…, Lagi Yariwan masukkan lidahmu ke mulut ibu”

Ibu mendorongku pelan, memandangku dengan mesra. Dirangkulnya lagi diriku dan berbisik, ” bawalah Ibu ke kamar…, Enakan di kamar, jangan disini”.

Dengan berangkulan kami masuk ke kamar tengah yang kosong. Aku merasa tidak enak di tempat tidur aku. “Bu kita pakai kamar tengah saja yaa”.

“Okey, Lebih bebas di kamar ini”, kata ibu mertuakk-ku penuh pengertian. Aku remas pantatnya yang bahenol.

“iich.., dasar anak nakal”, ibu mertuakk-ku merengut manja.

Cerita Seks Terbaru – Kami duduk di tempat tidur, sambil beciuman aku buka pakaian ibu mertuaku. Aku sungguh terpesona dengan kulit ibuku yang putih bersih dan mulus dengan buah dadanya yang besar menggantung indah. Ibu aku rebahkan di tempat tidur. Celana dalamnya aku pelorotkan dan aku pelorotkan dari kakinya yang indah.

Sekali lagi aku kagum melihat vagina ibu mertuakk-ku yang tebal dengan bulunya yang tebal keriting. Seperti aku membayangkan selama ini, vagina ibu mertua kk ku benar menonjol ke atas terganjal pantatnya yang besar. Aku tidak tahan lagi memandang keindahan ibu mertua kk-ku telentang di depanku.

Aku buka pakaianku dan penisku sudah benar-benar tegak sempurna. Ibu mertua kk-ku memandangku dengan tanpa berkedip. Kami saling merindukan kebersamaan ini. Aku berbaring miring di samping ibu mertua kk-ku. Aku ciumi, kuraba, kuelus semuanya, dari bibirnya sampai pahanya yang mulus.

Bandar Judi Poker Online - Aku remas lembut buah dadanya, kuelus perutnya, vaginanya, klitorisnya aku main-mainkan. Liangnya vaginanya sudah basah. Jariku aku basahi dengan cairan vagina ibu mertua kk-ku, dan aku usapkan lembut di clitorisnya. Ibu menggelinjang keenakan dan mendesis-desis. Sementara pelirku dipegang ibu dan dielus-elusnya.

Kerinduan kami selama ini sudah mendesak untuk ditumpahkan dan dituntaskan malam ini. Ibu menggeliat-geliat, meremas-remas kepalaku dan rambutku, mengelus punggungku, pantatku, dan akhirnya memegang penisku yang sudah siap sedia masuk ke liang vagina ibu mertua kk-ku.

“Buu, aku kaangen banget buu…, aku kangen banget…, aku anak nakal buu..”, bisikku.
” …, ibu juga. sshh…, masukin …, masukin sekarang…, Ibu sudah pengiin banget …”, bisik ibu mertua kk-ku tersengal-sengal. Aku naik ke atas ibu mertuakk-ku bertelakn pada siku dan lututku.

Tangan kananku mengelus wajahnya, pipinya, hidungnya dan bibir ibu mertua kk-ku. Kami berpandangan. Berpandangan sangat mesra. Penisku dituntunnya masuk ke liang vaginanya yang sudah basah. Ditempelkannya dan digesek-gesekan di bibir vaginanya, di clitorisnya. Tangan kirinya memegang pantatku, menekan turun sedikit dan melepaskan tekanannya memberi komando penisku.

Kaki ibu mertua kk-ku dikangkangnya lebar-lebar, dan aku sudah tidak sabar lagi untuk masuk ke vagina ibu mertua kk-ku. Kepala penisku mulai masuk, makin dalam, makin dalam dan akhirnya masuk semuanya sampai ke pangkalnya. Aku mulai turun naik dengan teratur, keluar masuk, keluar masuk dalam vagina yang basah dan licin. Aduuh enaak, enaak sekali.

“Masukkan separo saja . Keluar-masukkan kepalanya yang besar ini…, Aduuh garis kepalanya enaak sekali”.

Nafsu kami semakin menggelora. Aku semakin cepat, semakin memompa penisku ke vagina ibu mertua kk-ku. “Buu, aaku masuk semua, masuk semua buu”

“Iyaa , enaak banget. Pelirmu ngganjel banget. Gede banget rasane. Ibu marem banget” kami mendesis-desis, menggeliat-geliat, melenguh penuh kenikmatan. Sementara itu kakinya yang tadi mengangkang sekarang dirapatkan.
Aduuh, vaginanya tebal banget. Aku paling tidak tahan lagi kalau sudah begini. Aku semakin ngotot menyetubuhi ibu mertua kk-ku, mencoblos vagina ibu mertua kk-ku yang licin, yang tebal, yang sempit (karena sudah kontraksi mau puncak). Bunyinya kecepak-kecepok membuat aku semakin bernafsu. Aduuh, aku sudah tidak tahan lagi.

“Buu aku mau keluaar buu…, Aduuh buu.., enaak bangeet”.

“ssh…, hiiya Yariwan, keluariin Yariwan Yariwan, keluarin”.
“Ibu juga mau muncaak, mau muncaak…, Teruss Kami berpagutan kuat-kuat. Napas kami terhenti. Penisku aku tekan kuat-kuat ke dalam vagina ibu mertua kk-ku.

Pangkal penisku berdenyut-denyut.

menyemprotlah sudah spermaku ke vagina ibu mertua kk-ku. Kami bersama-sama menikmati puncak persetubuhan kami. Kerinduan, ketegangan kami tumpah sudah. Rasanya lemas sekali. Napas yang tadi hampir terputus semakin menurun. Aku angkat badanku. Akan aku cabut penisku yang sudah menancap dari dalam liang vaginanya, tetapi ditahan ibu mertua kk-ku.

“Biar di dalam dulu Ayo miring, kamu berat sekali. Kamu nekad saja…, masa’ orang ditindih sekuatnya”, katanya sambil memencet hidungku. Kami miring, berhadapan, Ibu mertua kk-ku memencet hidungku lagi, “Dasar anak kurang ajar…, Berani sama ibu mertua kk mu ya.., Masa ibunya dinaikin, Tapi …, ibu nikmat banget, ‘marem’ banget. Ibu belum pernah merasakan seperti ini”.

“Buu, aku juga buu. Mungkin karena curian ini ya buu, bukan miliknya…, Punya bapaknya kok dimakan. Ibu juga, punya anak ya kok ya dimakan, diminum”, kataku menggodanya.
“Huush, dasar anak nakal.., Ayo dilepas .., Aduuh berantakan niih Spermamu pada tumpah di sprei, Keringatmu juga basahi tetek ibu niih”.
“Buu, malam ini ibu nggak usah pulang. Aku pengin dikelonin ibu malam ini. Aku pengin diteteki sampai pagi”, kataku.

“Ooh jangan cah bagus…, kalau dituruti Ibu juga penginnya begitu. Tapi tidak boleh begitu. Kalau ketahuan orang bisa geger deeh”, jawab ibuku.
“Tapi buu, aku rasanya emoh pisah sama ibu”.
“Hiyya, ibu tahu, tapi kita harus pakai otak dong. Toh, ibu tidak akan kabur.., justru kalau kita tidak hati-hati, semuanya akan bubar deh”.

Live Poker Online Terpercaya - Kami saling berpegangan tangan, berpandangan dengan mesra, berciuman lagi penuh kelembutan. Tiada kata-kata yang keluar, tidak dapat diwujudkan dalam kata-kata. Kami saling mengasihi, antara hubungan ibu dan anak, antara hubungan seorang pria dan seorang wanita, kami tulus mengasihi satu sama lain. Malam itu kami mandi bersama, saling menyabuni, menggosok, meraba dan membelai. Penisku dicuci oleh ibu mertuaku, sampai tegak lagi.

“Sudaah, sudaah, jangan nekad saja. Ayo nanti keburu malam”.

Hubungan malam itu sungguh sangat berkesan dalam hidupku. Hari-hari selanjutnya hubungan berjalan normal seperti biasanya. Kami saling menjaga hubungan baik. Kami menumpahkan kerinduan kami hanya apabila benar-benar aman. Tetapi kami banyak kesempatan untuk sekedar hubungan berciuman dan membelai.
Kadang-kadang dengan berpandangan mata saja kami sudah menyalurkan kerinduan kami. Kami semakin sabar, semakain dewasa dalam menjaga hubungan cinta-kasih kami. END
Read More

Sabtu, 14 Oktober 2017

Hilang Keperjakaanku Dengan Tante Rita

Oktober 14, 2017
Hilang Keperjakaanku Dengan Tante Rita
Cerita Hot Terpanas - Sore itu aku sedang tiduran didepan tv ketika seorang datang ke rumahku. saat kubuka pintu.. kulihat seorang wanita sekitar usia 32 tahunan dan menanyakan “ibunya ada dek”?…
lalu aku menjawab “maaf, tante siapa ya ?
Sambil tersenyum dia berkata ” saya tante Rita, temannya ibu kamu dari bekasi”
Bentar ya tan, aku panggil mama dulu” balasku


Agen Poker Online Uang Asli - Itulah awal mula perkenalanku dengan tante Rita, yang belakangan ini aku baru ketahui bahwa dia adalah Renternir. Hari demi hari terus belalu, semakin sering aku jumpa dengan tante Rita. karena hampir setiap hari ia selalu datang kerumahku untuk menagih cicilan hutang.

Hingga suatu hari, minggu pagi aku bangun dari tidur sambil menikmati secangkir teh manis hangat. Aku mendengar langkah kaki seseorang menuju pintu depan rumahku, belum saja dia mengetuk pintu, dan pintunya sudah kubuka..
Aku : “ehh.. ada tante, cari ibu ya” ?
Tante Rita : iya,masih dirumah ngak? tante udah kesiangan nih… karena tadi tante bilang jam 10 mau kesini, sekarang sudah jam 11 lebih”
Aku : Mama lagi antar adik2 tuh ke sekolah, aku aja baru bangun nih tan… tunggu aja kalau mau”
Tante : Ooh ya sudah tante tunggu saja di sini
Setelah kupersilahkan duduk, akupun ke ruang dapur membuatkan minuman untuknya…
Tante : Wah repot-repot kamu Ran.. kalo tante hauskan bisa ambil sendiri..”
Aku : gak apa-apa kok tan…
Tante : Oh iya kamu sendirian dirumah?
Aku : iya nih tan, baru aja aku bangun dari tidur, tau-taunya udah gak ada siapa-siapa di sini.
Tante : oh gitu… kok kamu sendiri gak keluar main ?
Aku : ngak tan, kalau aku sering di rumah aja nonton tv
Tante : ngak pacaran ? eh ngomong-ngomong udah punya pacar belum ?
Aku : hehehe… masih jomblo tan. Maaf tan,, permisi sebentar aku mau mandi dulu.
Tante : Waah kamu belum mandi dari tadi? ih pantesan bau ngak wangi badanmu, ganteng-ganteng kok jorok belum mandi apa mau tante yg mandiin biar bersih ? (“sambil senyum nakal”)
Aku : Ah tante bisa aja… ya sudah aku pergi mandi dulu ya tan…” tapi belum sempat aku tegak berdiri dari tempat dudukku, tangan tante Rita langsung menarik tanganku..
Tante : “sebentar sini Ran..tante gak bercanda kok, mau nggak tante mandiin !!! kalau tante mandiin enak loh..beneran deh gak bohong”
Seketika itu juga jantungku berdetak kencang, mukaku menjadi semu merah ketika tante Rita meletakkan tangannya di atas pahaku..
Tante : Hayolah.. Tante janji gak bakalan cerita sama siapa-siapa kok.. kamu tidak perlu takut, rasanya enak kok… Sini deh” tangan tante Rita menarik tubuhku, seraya menyuruhku untuk duduk lebih rapat di dekatnya .
Aku menjadi bisu tak dapat berbuat apa-apa ketika tangan memegang batang penisku dan meremas-remas batang penisku.
Aku : Aahhhh.. Tan” sambil mendesah keenakan ketika tante rita memainkan batang penisku
Tante : Jangan panik, tenang aja” bisik tante Rita sambil mengigit daun telingaku serta turun menjilati leherku, akupun mendesah lagi ketika tante Rita menghisap pentil susuku.
Aku : Tan…. Arrgghhhhhh… Hhmmm….
Kemudian kepala tante Rita mulai turun menjilati perutku, dan aku makin gak tahan ketika kepala tante Rita mengulum batang penisku, aku hanya bisa mendesah keenakan tanpa bisa menolak apalagi memberontak.

Bandar Poker Online Uang Asli - Saat tante Rita sedang asik menghisap batang penisku, kemudian tante Rita mulai membuka seluruh baju dan rok mininya. Ini menjadi moment yang indah ketika aku melihat tubuh semoknya, dan payudaranya yang aduhai.
Tante : Sini Randi sayang.. Kamu jilatin klistoris ini ya” sambil mendorong kepalaku kearah bibir vaginanya.
Di saat aku sedang asik-asiknya menjilati klistoris terdengar jeritan kecil dari mulut tante Rita.
Ooohhh…. Arrgghh… terusin Randi sayang… Terus jilatin yang klistoris itu, Terus… Terus… Ooaaaahhhh… ! Desah tante Rita
“Setelah lumayan puas menjilati bibir vaginanya”
Tante : kamu hebat banget Ran” kemudian tante Rita membuka lebar kedua kakinya sambil menarik penisku… Sini sayang, masukin ke sini !!!
Arrgghhh… terdengar kembali desahan tante Rita, ketika penisku masuk ke dalam lubang vaginanya, sambil kedua tangannya terus mendorong dan menarik bagian pantatku dan tante Rita terus mengerang.

Oooohh Randi… terus sayang… Aarrrrgggggg !!!
Semakin lama gerakan maju mundurku semakin hebat. Sehingga membuat tante Rita bergairah hebat. Tak lama tante Rita memintaku menarik penis untuk berubah posisi. Kali ini aku berposisi tidur terlentang dengan batang penis yang tetap menonjol ke atas. Sekarang tante Rita yang memegang kendali permainan.

Agen Judi Poker Terpercaya - Di remasnya kembali batang penisku sambil di sepongnya. Aduhhh mulutnya seperti lubang memek yang ada lidahnya. Dia mulai mengarahkan penisku hingga tepat di bawah bibir vaginanya, Selanjutnya dialah yang bergerak turun naik sampai vaginanya mengeluarkan pelumas licin.
Oooohh Ah…. Enak banget terasa hangat penisku Tan,
Sambil merasakan kenikmatan itu, sesekali aku meremas-remas payudara Tante Rita. Jika dia sedang menundukan kepala aku bisa mencium buah dadanya, sambil menjilati lehernya tante Rita.
“Arrgghhh Ouuhhh.. Ran punyamu oke juga ! ucap tante Rita
“Justru punya tante yang lebih oke ! balasku
Tante Rita rupanya semakin ke enakan, goyangan turun naiknya malah semakin kencang. Aku merasakan vaginanya mulai kebanjiran, cairan yang keluar dari vaginanya terasa hangat apalagi batang penisku terasa di jepit dengan denyut-denyutan bibir vaginanya yang nikmat.
Tan, aku mau keluar nih, udah ngak tahan lagi.. kutarik penisku keluar lalu ku semburkan ke bagian perutnya. aku meratakan spermaku dengan ujung penisku. Sangat nikmat rasanya saat ujung penisku di jilati tante Rita. kemudian dia membiarkan aku terkapar lemas diatas tubuh semoknya itu.
Read More

Ketemu Gadis Genit

Oktober 14, 2017
Ketemu Gadis Genit
Cerita Hot Terpanas - Perkenalkan nama saya Handu, aku lelaki yg cukup mapan dan dewasa karena sudah berumur 26 tahun. Kini saya bekerja di salah satu pabrik. Saat itu saya melakukan seks dengan istri tetangga.


Agen Poker Online Uang Asli - Kebetulan sekali waktu itu aku terbangun dari kamar pukul 10.00 malam. lalu aku keluar ingin lihat pemandangan dengan menaiki dinding tembok rumahku yang kebetulan tetanggaku sedang penganten baru. yaitu mas Dika dan Rani.

Saat itu mereka sedang asik ngobrol di atas ranjang, dan juga mereka sedang romantis-romantisnya beradegan yang hot di atas ranjang tersebut. ini membuatku seolah-olah sedang nonton Bokep secara live.

Tetapi, karena posisiku saat itu lumayan jauh dan hanya melihat adegan-adegan mas Dika saja yang sedang memeras buah dada Rani.

Tidak lama kemudian, Dikapun melepas pelukan Rani dan masing-masing dari mereka mulai melepas pakai. Aku fokus melihat Rani saja, si gadis bersih montok itu kelihatan seksi ketika dia membuka seluruh bajunya.

Singkat cerita, mas Dika sudah mulai orgasme duluan dan kelihatan sekali dari raut wajah Rani yang kurang bergairah, karena mas Dika tidak perkasa. Aku menangkap sebuah kekecewaan dari muka Rani, meskipun Rani berusaha tersenyum setelah permainan itu.

Dari hasil pengintipan malam itu, membuatku mengambil kesempatan ada kemungkinan aku bisa beraksi sok jagoan akan membuat Rani orgasme duluan dan merasakan nikmat yang super sekali.

Bandar Poker Online Uang Asli - Karena mas Dika pekerja kantoran, sehingga hari senin dia harus berangkat kerja ke jakarta yang kebetulan kami tinggal di daerah Bekasi.

Setelah mas Dika meninggalkan Rani di rumah, Rencana mulai aku laksanakan. aku membongkar beberapa koleksi kaset PORN yang aku miliki. memilih salah satu film yang aku anggap bagus produk dari Indonesia sendiri. dan membungkusnya dengan kertas merah bergambar hello kitty agar wanita mau menerimanya.

Tok.. Tok.. aku mengetuk pintu rumahnya Rani yang tinggal sendirian.

Wadduh ada apa nih Handu ? sahut Rani sewaktu membuka pintu yang mempersilahkan aku masuk ke dalam ruang tamunya

Ini ada hadiah dari gue yang isinya kaset Ran” ucapku

Ouhhh baik banget loe Handu, makasih ya “balas Rani

Tapi anu Ran, itu kaset… “Aduhhh gimana ya aku ngak enak ceritain nya ! ucapku

Emang isinya kaset apaan Ndu” tanya nya kepadaku

Tapi aku segan lho ceritain ke kamu” sambungku

Udah gpp kok Ndu, ceritain aja ” jawab Rani singkat

Oke Ran, jadi gini ! “namanya juga kan kita tetangga, kemarin aku gak sengaja lihat kamu sedang pengantenan baru di kamar, padahal aku sedang nongkrong di atas sana” sambil menunjukan arahku yang sedang nongkrong di atas tembok.

Aduuuhh.. Iiihhhhhh.. malu lah gue ! “ucap Rani spontan

Aku melihat loe Ran, kayaknya gak enak bergairah gitu, nah makanya gue bawain kaset film dewasa supaya lu ntar kagak nanggung lagi” jawab aku pede

Waahh.. suer gue malu lho Ndu ” balas Rani dengan muka memerah

Tapi sorry nih ye Ran, gak enak gue terbuka gini sama loe ” jawabku singkat lagi

Lagian lu emang bener kan, malam itu kagak bergairah orgasme ? tanyaku spontan ingin tau reaksinya

Hmmm… Yaaaah elu Ndu, sok tau loe tentang gairah gue, kayak psikolog aje.. hehehe “jawab Rani malu dengan wajah tetap memerah

Yeeee… iye mah iye aje, kalau kagak test nih sama gue Hahaha… ” candaku kepadanya

Dasar lu Ndu, genit loe sama gue ! mentang-mentang laki gue kagak ada ” jawab Rani ketawa terbahak-bahak.

Gini aje, mumpung laki loe kagak ade, kite nonton kaset itu aje ? bujukku agar mendapatkan jatah sex gratis kepada Rani

Agen Judi Poker Terpercaya - Ya udeh, awas lu genit sama gue, gue bakal gigit titit lu biar potong setengah “jawab Rani ketawa terbahak-bahak lagi

Sepertinya kali ini Rani sudah terbawa oleh bujukanku, sehingga dia mau aku ajak nonton bareng kaset film Porno produk Indonesia yang aku berikan. dan tanpa ada reaksi menolak sedikitpun.

Setelah kami menyalakan tv dan memutar kaset tersebut, kami berdua menonton di ruang tamu yang memang tidak ada orang sama sekali. kebetulan rumah yg di bekasi itu di beli oleh mas Dika hasil tabungannya.

Hayoo,, udah mulai nih “ucapku

Ya udeh hayuk ” ucap Rani singkat

Singkat cerita karena kaset itu beradegan hampir 1 jam lamanya, tetapi baru saja setengah permainan sekitar 30 menitan tampak Rani menggigit bibirnya dengan kelihatan mata kosongnya.

Woyy… Sialan malah konsen amat lu ” ucapku mengagetkannya.

Aduuhh kan Ndu, gue lagi serius padahal tadi, malah lu ganggu aahh ” ucap Rani mengerung

Yaahh.. maaf deh kalau gitu, gue kan cuma bercanda doang biar suasana kagak tegang gini ” sambungku

Ya udah deh gpp, tapi gimana kalau kite aje yg main Ndu? mumpung laki gue kagak ada nih ! “ajakan Rani

Mendengar ajakan begitu siapa yang gak mau ? bayangin aje penganten baru udah mau ajakin hubungan sex gratis.

Akhirnya kami putuskan untuk tetap melakukan hubungan intim di ruang tamu tersebut sambil menonton film porn yang aku bawa.

Lalu dengan pelan-pelan kupegang pundaknya Rani dan membaringkan tubuhnya di atas sofa. Aku menjadi sangat senang sekali saat itu. ternyata rayuanku berhasil meruntuhkan kewanitaanya.

Dengan aksi yang aku pelajari, aku melakukan gerayangan tangan ke bagian celana dalam Rani yang berhasil masuk ke bagian sela-sela rok mininya.

Saat memainkan bibir vaginanya aku langsung menyucuk-nyucukkan jariku ke dalam lubang ke nikmatannya itu.

Hmmmmmm… Ssshhhh… Sssssss… desah Rani

Aku ingin membuatnya terang-terangan mencapai klimaks orgasme. dengan perlahan juga aku membuka rok mini dan celana dalamnya untuk mempermudahkanku melakukan penetrasi ke bagian lubang intimnya.

Kelihatan paha mulusnya yang bening putih. menjilati pahanya adalah salah satu trik agar wanita merasakan geli dan terangsang. sambil menciumi pahanya dengan menuju ke bagian klistoris vaginanya.

Tanpa buang waktu aku menjilati klitoris itu di dalam mulutku

Hmm… Sruupp… Sruppp.. Ouhhh.. Mmmmmm… suara lidahku menari-nari di bagian vaginanya.

Saat aku mempercepat gerakan menusuk lubang vaginanya Rani yang mulai mengeluarkan air becek. Vagina Rani yang telah basah itu tanpa segan-segan aku menciumi kewanitaannya itu dan tercium wangi khas kewanitaan yang aku rasakan.

Srruupppppp… Sruuupp… aku meminum lendir Rani

Saat itu Rani tidak bisa lagi berkata apa-apa, karena dia sudah terbaring menikmati permainan jilatan dari mulutku ke bagian klistorisnya.

Karena aku memiliki penis yang cukup besar, aku sengaja memperkenalkan dahulu penisku kepada Rani, agar dia tidak panik saat melihat itu.

Tanganku mulai melepas bagian celana dalamku. dengan mengelus-elus bagian batang penisku yang terasa mulai mengeras. dan mulai memasukan penisku ke vaginanya.

Ooohhh… Aarrrggghhhh !!! suara Rani menjerit.

Bandar Judi Poker Terpercaya - Aku tersenyum mendengar desahan Rani, lalu dengan pelan-pelan aku juga memompa bagian vaginanya.

Cleepp… Clepppp… Cleeep. Suara vagina rani yang mulai basah

Ouuhh… Yeaaah… terus Handu… “ceracau Rani yang tidak terkendali

Suara desahanku dan Rani terus bergantian mengisi suara lantunan di ruang tamu itu. Tak kusangka genjotanku membuahkan hasil, yang membuat kewanitaan Rani semakin becek. Saat itu gue pun langsung membenamkan kepalaku ke bagian belahan dada Rani sambil menjilati dan menggigit puting susunya.

Ouuhhhhh… Arrrrrggghhhh… Ssssssss… Desahan panjang pertanda Rani pertanda bahwa dia mencapai klimaks, dia menggelisah menggelinjang-gelinjang di atas sofa.

dengan perlahan aku menghentikan genjotanku. dan sentuhan sedikit menciumi bibir manisnya. sungguh nikmatnya hari itu yang aku rasakan.

Gimana mau tambah lagi loe gak Ran ? karena gue masih tanggung belum keluar nih” tanyaku kepadanya
Boleh deh “jawab Rani singkat
Kami berdua tersenyum sambil aku sodokkan kembali penisku ke dalam lubang basahnya.

Aaahh… Ahhh.. “desah aku yang di balas juga dengan desah Rani

Hhhmmm…. Ssshhh… desahnya

Selang 5 menit aku bermain lagi menggoyangkan pantan Rani, Sampai pada akhirnya aku merasakan urat-urat penisku mengeras yang aku rasa akan mengeluarkan sperma.

Ouhh.. Ssshh… Tahan Ran, bentar lagi gue keluar nih “ucapku menahan sperma

Arrggh… aku udah gak tahan lagi “ucapku kepadanya sambil mendesah kencang

Pelan-pelan dulu Ran, ntar aku keluarinnya agak enak “pHanduku

Pada Akhirnya yang kuinginkan terjadi, sehingga urat-urat penisku menengang kencang. lalu aku mendorong pinggulku berulang kali ke bagian pantatnya

Arrrgggghhh… Ouuuuuhhhhh… Sssssss… Sperma ku keluar yang sedikit memasuki ke dalam lubang memeknya Rani.

Suara berat menandakan ejakulasiku, Saat itu akupun memeluk erat tubuhnya ketika aku mendapatkan ejakulasi yang sempurna. Setelah permainan intim itu, masih dalam keadaan bugil aku terkapar di sofa.

Makasih ya Ndu, aku puas sekali dengan permainan ini “bisik Rani sambil memeluk tubuhku dengan erat kembali.

Aku benar-benar merasakan kesenangan yang tidak ada duanya di banding wanita lain.
Read More

Jumat, 13 Oktober 2017

Nikmatnya Buah Dada Pembantuku Yang Begitu Polos

Oktober 13, 2017
Nikmatnya Buah Dada Pembantuku Yang Begitu Polos
Cerita Hot Terpanas - Aku adalah seorang ayah dari 2 orang anak lelaki yang berusia 9 dan 4 tahun. Isteriku bekerja sebagai Direktur di suatu prusahaan swasta. Kehidupan rumah tanggaku harmonis dan bahagia, kehidupan seks-ku dengan isteriku tidak ada hambatan sama sekali.


Kami memiliki seorang pembantu, Sumiah namanya, berumur kurang lebih 23 tahun, belum kawin dan masih lugu karena kami dapatkan langsung dari desanya di Jawa Timur. Wajahnya biasa saja, tidak cantik juga tidak jelek, kulitnya bersih dan putih terawat, badannya kecil, tinggi kira-kira 155 cm, tidak gemuk tapi sangat ideal dengan postur tubuhnya, buah dadanya juga tidak besar, hanya sebesar nasi di Kentucky Fried Chicken.

Agen Poker Online Uang Asli - Cerita ini berawal ketika aku pulang kantor kurang lebih pukul 14:00, jauh lebih cepat dari biasanya yang pukul 19:00. Anakku biasanya pulang dengan ibunya pukul 18:30, dari rumah neneknya. Seperti biasanya, aku langsung mengganti celanaku dengan sarung kegemaranku yang tipis tapi adem, tanpa celana dalam. Pada saat aku keluar kamar, nampak Sumiah sedang menyiapkan minuman untukku, segelas besar es teh manis.

Pada saat dia akan memberikan padaku, tiba-tiba dia tersandung karpet di depan sofa di mana aku duduk sambil membaca koran, gelas terlempar ke tempatku, dan dia terjerembab tepat di pangkuanku, kepalanya membentur keras kemaluanku yang hanya bersarung tipis. Spontan aku meringis kesakitan dengan badan yang sudah basah kuyup tersiram es teh manis, dia bangun membersihkan gelas yang jatuh sambil memohon maaf yang tidak henti-hentinya.

Semula aku akan marah, namun melihat wajahnya yang lugu aku jadi kasihan, sambil aku memegangi kemaluanku aku berkata, “Sudahlah nggak pa-pa, cuman iniku jadi pegel”, sambil menunjuk kemaluanku.

“Sum harus gimana Pak?” tanyanya lugu.
Aku berdiri sambil berganti kaos oblong, menyahut sambil iseng, “Ini musti diurut nih!”
“Ya, Pak nanti saya urut, tapi Sum bersihin ini dulu Pak!” jawabnya.

Aku langsung masuk kamar, perasaanku saat itu kaget bercampur senang, karena mendengar jawaban pembantuku yang tidak disangka-sangka. Tidak lama kemudian dia mengetuk pintu, “Pak, Mana Pak yang harus Sum urut..” Aku langsung rebah dan membuka sarung tipisku, dengan kemaluanku yang masih lemas menggelantung. Sum menghampiri pinggir tempat tidur dan duduk.

“Pake, rhemason apa balsem Pak?” tanyanya.
“Jangan.. pake tangan aja, ntar bisa panas!” jawabku.

Lalu dia meraih batang kemaluanku perlahan-lahan, sekonyong-konyong kemaluanku bergerak tegang, ketika dia menggenggamnya.

“Pak, kok jadi besar?” tanyanya kaget.
“Wah itu bengkaknya mesti cepet-cepet diurut. Kasih ludahmu aja biar nggak seret”, kataku sedikit tegang.
Dengan tenang wajahnya mendekati kemaluanku, diludahinya ujung kemaluanku.
“Ah.. kurang banyak”, bisikku bernafsu.

Kemudian kuangkat pantatku, sampai ujung kemaluanku menyentuh bibirnya, “Dimasukin aja ke mulutmu, biar nggak cape ngurut, dan cepet keluar yang bikin bengkak!” perintahku seenaknya.

Bandar Poker Online Uang Asli - Perlahan dia memasukkan kemaluanku, kepalanya kutuntun naik turun, awalnya kemaluanku kena giginya terus, tapi lama-lama mungkin dia terbiasa dengan irama dan tusukanku. Aku merasa nikmat sekali. “Akh.. uh.. uh.. hah..” Kulumannya semakin nikmat, ketika aku mau keluar aku bilang kepadanya, “Sum nanti kalau aku keluar, jangan dimuntahin ya, telan aja, sebab itu obat buat kesehatan, bagus sekali buat kamu”, bisikku. “Hepp.. ehm.. HPp”, jawabnya sambil melirikku dan terus mengulum naik turun.

Akhirnya kumuncratkan semua air maniku. “Akh.. akh.. akh.. Sum.. Sum.. enakhh..” Pada saat aku menyemprotkan air maniku, dia diam tidak bergerak, wajahnya meringis merasakan cairan asing membasahi kerongkongannya, hanya aku saja yang membimbing kepalanya agar tetap tidak melepas kulumannya.

Setelah aku lemas baru dia melepaskan kulumannya, “Udah Pak?, apa masih sakit Pak?” tanyanya lugu, dengan wajah yang memelas, bibirnya yang basah memerah, dan sedikit berkeringat. Aku tertegun memandang Sum yang begitu menggairahkan saat itu, aku duduk menghampirinya, “Sum kamu capek ya, apa kamu mau tahu kalau kamu diurut juga kamu bisa seger kayak Bapak sekarang!”

“Nggak Pak, saya nggak capek, apa bener sih Pak kalo diurut kayak tadi, bisa bikin seger? tanyanya semakin penasaran. Aku hanya menjawab dengan anggukan dan sambil meraih pundaknya kucium keningnya, lalu turun ke bibirnya yang basah dan merah, dia tidak meronta juga tidak membalas. Aku merasakan keringat dinginnya mulai keluar, ketika aku mulai membuka kancing bajunya satu persatu, sama sekali dia tidak berontak hingga tinggal celana dalam dan Bh-nya saja.

Tiba-tiba dia berkata, “Pak, Sum malu Pak, nanti kalo Ibu dateng gimana Pak?” tanyanya takut.

“Lho Ibu kan baru nanti jam enam, sekarang baru jam tiga, jadi kita masih bisa bikin seger badan”, jawabku penuh nafsu. Lalu semua kubuka tanpa penutup, begitu juga aku, kemaluanku sudah mulai berdiri lagi.

Dia kurebahkan di tepi tempat tidur, lalu aku berjongkok di depan dengkulnya yang masih tertutup rapat, “Buka pelan-pelan ya, nggak pa-pa kok, aku cuma mau urut punya kamu”, kataku meyakinkan, lalu dia mulai membuka pangkal pahanya, putih, bersih dan sangat sedikit bulunya yang mengitari liang kewanitaannya, cenderung botak.

Dengan ketidaksabaranku, aku langsung menjilat bibir luar kewanitaannya, tanpa ampun aku jilat, sesekali aku sodokkan lidahku ke dalam, “Akh.. Pak geli.. akh.. akuhhfh..” Klitorisnya basah mengkilat, berwarna merah jambu.

Agen Judi Online Terpercaya - Aku hisap, hanya kira-kira 5 menit kulumat liang kewanitaannya, lalu dia berteriak sambil menggeliat dan menjepit kepalaku dengan pahanya serta matanya terpejam. “Akh.. akh.. uahh..” teriakan panjang disertai mengalirnya cairan dari dalam liang kewanitaannya yang langsung kujilati sampai bersih.

“Gimana Sum, enak?” tanyaku nakal. Dia mengangguk sambil menggigit bibir, matanya basah kutahu dia masih takut. “Nah sekarang, kalau kamu sudah ngerti enak, kita coba lagi ya, kamu nggak usah takut!”. Kuhampiri bibirnya, kulumat bibirnya, dia mulai memberikan reaksi, kuraba buah dadanya yang kecil, lalu kuhisap-hisap puting susunya, dia menggelinjang, lama kucumbui dia, hingga dia merasa rileks dan mulai memberikan reaksi untuk membalas cumbuanku, kemaluanku sudah tegang.

Kemudian kuraba liang kewanitaannya yang ternyata sudah berlendir dan basah, kesempatan ini tidak kusia-siakan, kutancapkan kemaluanku ke dalam liang kenikmatannya, dia berteriak kecil, “Aauu.. sakit Pak!”. Lalu dengan perlahan kutusukkan lagi, sempit memang, “Akhh.. uuf sakit Pak..”.

Melihat wajahnya yang hanya meringis dengan bibir basah, kuteruskan tusukanku sambil berkata, “Ini nggak akan lama sakitnya, nanti lebih enak dari yang tadi, sakitnya jangan dirasain..” tanpa menunggu reaksinya kutancapkan kemaluanku, meskipun dia meronta kesakitan, pada saat kemaluanku terbenam di dalam liang surganya kulihat matanya berair (mungkin menangis) tapi aku sudah tidak memikirkannya lagi, aku mulai mengayunkan semua nafsuku untuk si Sum.

Hanya sekitar 7 menit dia tidak memberikan reaksi, namun setelah itu aku merasakan denyutan di dalam liang kewanitaannya, kehangatan cairan liang kewanitaannya dan erangan kecil dari bibirnya.

Aku tahu dia akan mencapai klimaks, ketika dia mulai menggoyangkan pantatnya, seolah membantu kemaluanku memompa tubuhnya. Tak lama kemudian, tangannya merangkul erat leherku, kakinya menjepit pinggangku, pantatnya naik turun, matanya terpejam, bibirnya digigit sambil mengerang,

“Pak.. Pak terus.. Pak.. Sum.. Summ..Sum.. daapet enaakhh Pak.. ahh..” mendengar erangan seperti itu aku makin bernafsu, kupompa dia lebih cepat dan.. “Sum.. akh.. akh.. akh..” kusemprotkan semua maniku dalam liang kewanitaannya, sambil kupandangi wajahnya yang lemas. Aku lemas, dia pun lemas.

“Sum aku nikmat sekali, habis ini kamu mandi ya, terus beresin tempat tidur ini ya!”, suruhku di tengah kenikmatan yang kurasakan.
“Ya Pak”, jawabnya singkat sambil mengenakan pakaiannya kembali.

Bandar Judi Online Terpercaya - Ketika dia mau keluar kamar untuk mandi dia berbalik dan bertanya, “Pak.. kalo pulang siang kayak gini telpon dulu ya Pak, biar Sum bisa mandi dulu, terus bisa ngurutin Bapak lagi”, lalu ngeloyor keluar kamar, aku masih tertegun dengan omongannya barusan, sambil menoleh ke sprei yang terdapat bercak darah perawan Sum.
Saat ini Sum masih bekerja di rumahku, setiap 2 hari menjelang menstruasi (datang bulannya sangat teratur), aku pulang lebih awal untuk berhubungan dengan pembantuku, namun hampir setiap hari di pagi hari kurang lebih pukul 5, kemaluanku selalu dikulumnya saat dia mencuci di ruang cuci, pada saat itu isteriku dan anak-anakku belum bangun.
Read More

Sedapnye Susu Janda Muda Ini

Oktober 13, 2017
Sedapnye Susu Janda Muda Ini
Cerita Hot Terpanas - Kisah ini berawal dari aku yang sedang jalan-jalan dan bertemu Janda seksi binal, badanya singset seperti gitar spanyol. Penasaran ? mari kita simak..


Agen Poker Online Uang Asli - Saya mempunyai seorang temen cewek, sebut saja namanya Dina. Dari postur tubuhnya boleh dijamin semua laki-laki yg melihatnya pasti akan tergiur untuk mencicipinya. Dina mempunyai tinggi kurang lebih 168 cm, 50 kg dan menggunakan bra ukuran 34B (hal itu saya ketahui ketika saya ML sama dia), dan kulitnya kuning langsat. dgn wajah layaknya cewek kampus, dan tidak terlihat sama sekali kalau dia juga seorang pecinta sex bebas, sama seperti saya.

Beruntung saya memiliki wajah dan badan yg cukup lumayan, sehingga saya tidak mengalami kesulitan dalam mencari teman untuk melepas birahi, apalagi ditambah dgn ukuran saya yg boleh dibilang lebih dari rata-rata. Wajar saja kalau teman cewek saya rajin mengontak saya disaat mereka butuh dan begitupun juga sebaliknya.

Langsung saja saya rebahkan Santi di ranjang dan gantian saya ciumi bibirnya, dan Santi juga membalasya dgn tidak kalah ganasnya. Kemudian saya turuni ciuman saya ke daerah lehernya. Hmm, lehernya yg bersih itu saya ciumi dan saya jilati. Samar-samar saya mendengar Santi mulai mendesah.
Suatu hari, Dina menelpon saya. Dia cerita bahwa dia punya teman kost baru, dan cakep pula. Dia juga bilang kalau temannya itu mirip artis ternama di ibukota, yg namanya sudah terkenal. Dia janji mau mengenalkan saya ke dia. Maka kemudian saya dan Dina membuat suatu janji pertemuan di hari Sabtu.

Pada hari yg telah di janjikan, saya telah membuka sebuah kamar di daerah Juanda, dan seperti yg telah direncanakan, Dina datang membawa seorang temannya yg bernama Santi.

“Tok.. tok.. tok..!” 3 kali saya dengar ketokan pintu, maka secara otomatis saya membukakan pintu.Begitu pintu terbuka, terlihatlah Dina yg sedang tersenyum kepada saya, dan di belakangnya tampak temannya yg akan dikenalkan ke saya. Dan benar saja, temannya itu menang benar mirip sekali dgn artis ibukota yg Dina ceritakan.

“San, kenalin donk.. ini loh temen aku yg aku mau kenalin ke elu.” begitu ucap Dina sambil masuk ke kamar.”Oh iya, aku Santi.. dan elu sapa..?” sapanya ramah.Saya sempat terdiam sewaktu Santi menjulurkan tangannya, karena saya tidak habis pikir kalau cewek ini begitu cantiknya, dan saya harus dapat mencicipinya hari ini juga.

“Hmm, nama aku A..” begitu saya sadar, langsung saya merespon dgn julurkan tangan.Hmm, kulitnya halus juga, pikir saya. Kalau dari yg saya lihat, Santi ini sedikit lebih pendek dari Dina, tetapi dia mempunyai buah dada yg lebih besar daripada Dina. Kira-kira tingginya 162 cm, 45 kg, dan saya rasa ukuran dadanya 34C, soalnya dadanya besar sekali.

Bandar Poker Online Uang Asli - “Eh, kamu berdua jangan diem gitu donk, kasih aku minum kek..!” tiba-tiba suara Dina memecahkan kesunyian yg ada.”Oh iya, sori Vinn, tuh kamu ambil aja deh di kulkas..!” jawab saya sekenanya.”Gini..,” kata Dina. “Temen aku Santi ini seorang janda anak satu, tapi kamu pikir deh, umurnya baru 24 dan body-nya masih segini, ngga kecewa donk kamu aku bawain yg kaya gini.” lanjut Dina lagi.”Ah elu bisaan aja Vin,” sahut Santi dgn tersipu, sehingga tampaklah wajahnya yg sedikit memerah.Aduh.., ini membuat saya jadi horni saja.

Tiba-tiba saja Santi menarik Dina ke kamar mandi.”Ikut aku bentar deh Vin..!” kata Santi.Lalu Dina dgn terburu buru juga ikut dan sambil bicara kepada saya, “Dah kamu tiduran aja dulu di ranjang, temen aku mau bilang sesuatu kali nih ke aku.”

Tidak lama mereka keluar dari kamar mandi.”Eh sori yahh tadi sempet bikin kamu kaget.” kata Santi.”Eh, ngga apa-apa kok.” jawab saya masih bingung.”Emangnya kenapa sih tadi..?” saya masih bingung.”Udah deh kamu ngga usah tau, urusan perempuan kok barusan, yg penting sekarang kamu santai aja di ranjang kamu dan ikutin permainan aku.” timpalnya lagi.

“Wah-wah-wah, permainan apa lagi nih..?” pikir saya dalam hati.Tapi saya sudah senang sekali, apalagi saya melihat Dina tersenyum nakal ke arah saya. Duh, saya jadi tambah horni saja deh.”Sebelum aku kasih kamu ijin, jangan sekali kali kamu sentuh aku, ok..?” kata Santi.”Ok-ok deh..,” jawab saya meskipun saya masih agak bingung dgn arah permainannya.

Tiba-tiba saja Santi langsung mendekati ke ranjang dan segera menciumi saya di bibir. yahh sudah otomatis saya akan merespon juga donk. Lidah kami saling ‘bergerilya’, sedangkan saya hanya boleh telentang saja di ranjang. Kemudian ciuman Santi turun ke leher saya, hm.. enaknya pikirku. Dijilatinnya leher saya, terus dia juga menjilati kuping saya.Tanpa sadar saya mendesah, “Ahh, enak, San, terusin dong..!”

“Sekarang aku bukain baju kamu, tapi inget..! Tangan kamu tetep diam aja yahh, jangan sentuh aku sebelum aku kasih ijin..!” sahutnya lagi.”Aduh sengsara banget nih..! Masa mau ML tapi tangan aku ngga boleh megang-megang sih..!” pikir saya dalam hati.

dgn cepet Santi membuka baju saya dan langsung dilempar. dgn sigapnya Santi langsung bergerilya di dada saya, bagaikan seseorang yg lama tidak mendapatkan tubuh laki-laki. Digigitnya kedua puting saya.”Ahh, enak gigitan kamu,” saya mendesah pelan.Samar-samar saya melihat Dina duduk di samping saya sambil memperhatikan wajah saya dan dia tersenyum.

Tanpa sadar tangan saya mencoba mencari buah dada Santi untuk saya remas-remas. Eh tanpa saya duga, tiba-tiba saja tangan saya ditepis oleh Santi dan Dina.”aku kan udah bilang, kalo belum aku kasih ijin jangan sentuh aku..!” kata Santi.”Iya, kamu tuh gimana sih..?” kata Dina, “Ikutin donk permainannya Santi..!” lanjut Dina.”yahh habis gimana donk..? Namanya juga reflek..!” timpal saya sambil mendesah dan agak kecewa.

“Pokoknya kamu sabar deh..!” kata Santi sambil membuka celana saya.”Hmm.., CD model low cut dgn warna hitam nih..!” ujar Santi sambil bergumam sendiri.”kamu tau aja kesukaan aku..!” kata Santi, “Dan kamu seksi banget dgn CD warna gini, bikin aku horni juga tau..!” kalimat Santi yg terakhir sebelum dia mulai ber-‘karaoke’.”Oohh, enak, sedot lagi donk yg kuat San..!” kata saya sambil mendesah.

Kurang lebih 5 menit Santi telah ber-‘karaoke’ terhadap penis saya. Kemudian Santi dgn sigapnya melepas seluruh baju, celana dan pakaian dalamnya.”Nah, sekarang kamu baru boleh sentuh aku..!” kata Santi.Maka karena dari tadi saya sudah menahan mau nyentuh dia tapi tidak boleh, maka kesempatan ini tidak saya sia-sia kan.

Kali ini saya turun ke buah dadanya, saya menjilati dulu pinggirnya secara bergantian, dari kanan ke kiri. Tetapi saya tidak menyentuh sedikit pun putingnya Santi.Dan Santi kemudian bicara, “Ayo donk isepin puting aku, please..!”

Agen Judi Online Terpercaya - “Wah ini saatnya balas dendam nih..!” pikir saya dalam hati.”Hah..? kamu minta diisepin puting kamu, sabar yahh sebelum aku mood, aku ngga bakal isep puting kamu..!” jawab saya sambil tersenyum.Saya lihat Dina juga ikut tersenyum melihat temannya terkapar pasrah.

Tidak lama setelah saya memainkan buah dadanya, saya turun ke vaginanya. Tampaklah bulu-bulu vagina Santi yg begitu halus dan dicukur rapih. dgn sigap saya langsung menghisap vagina santi.”Ohh.., ohh.., enakk..! Terusin donk Sayaang..!” sahut Santi sambil mendesah.Kalimat itu membuat saya tambah semangat, maka saya tambah liar untuk menghisap vaginanya.

“Sayaang, aku mau keluar,” lirih santi.Dan tiba-tiba saja cairan vagina Santi keluar diiringin teriakan dari Santi yg kemudian saya telan semua cairan vagina Santi.”Duh Say, kamu kok hebat sih maenin memekku..?” tanya Santi.yg saya lakukan hanya tersenyum saja.

“Please donk, masukin punya kamu sekarang..!” pinta Santi dgn memelas.”Nanti dulu, puting kamu belum aku hisap..!” jawab saya.Maka dgn cepat langsung puting yg berwarna coklat muda itu saya hisap dgn kencanganya secara bergantian, kiri dan kanan.

“Ahh, enakk Sayaang, terusin..! Tambah kenceng donk..!” teriak Santi.Hmm, mendengar suara cewek lagi terangsang begitu membuat saya tambah horni lagi, apalagi si ‘adik’ sudah dari tadi menunggu giliran ‘masuk’. Maka langsung saja saya memasukkan penis saya ke vaginanya.”Shit..! Sempit banget nih memek..!” pikir saya dalam hati.

Setelah sedikit bersusah payah, akhirnya masuk juga barang saya ke vaginanya.”Gila bener San, barang kamu enak dan sempit banget sih..?” jawab saya dgn napas yg mulai tidak teratur.Dan kalimat saya dibalas dgn senyum oleh Santi yg sedang merem melek.

Begitu masuk, langsung saya goygkan. yg ada hanya suara Santi yg terus mendesah dan teriak.”Ahh terus Sayaang, tambah cepet donk..!”Dan sekilas di samping saya tampak Dina sedang meremas-remas buah dadanya sendiri.

“Sabar Vin, akan tiba giliran kamu, sekarang aku beresin dulu temen kamu ini..!” jawab saya sambil sambil menggoygkan Santi.Dina hanya dapat menganggukan kepala, soalnya dia tahu ini bagian dalam permainan yg mereka buat, jadi Dina juga tidak boleh ikut sedikit pun dalam permainan saya dan Santi.

Tidak lama kemudian Santi minta gantian posisi, kali ini dia mau di atas.”aku cepet keluar kalo di atas..!” katanya santai.Kami pun berganti posisi. Berhubung Santi tadi sudah keluar, maka kali ini ketika kami ‘main’ vagina Santi sudah becek.”Ahh.., enakk.., barang lo berasa banget sih..!” jawab Santi sambil merem melek.

5 menit kemudian Santi teriak, “Ahh.., aku keluar lagi..!” dan dia langsung jatuh ke pelukan saya.Tetapi saya kan belum keluar, wah tidak begini caranya nih. Ya sudah akhirnya saya gantian dgn gaya doggy.Kali ini kembali Santi menjerit, “Terusiin Sayaang..!”Tidak lama kemudian saya merasa kalau saya sudah mau keluar.”San, mau keluarin dimana..?” tanya saya.”Di muka aku aja.” jawabnya cepat.

Bandar Judi Poker Terpercaya - Kemudian, “Croott.., crott..!” sperma saya saya keluarkan di wajah Santi.Kemudian Santi dgn cepat membersihkan penis saya, bahkan saya saja sampai ngilu dgn hisapannya. Tidak lama saya pun jatuh lemas di sampingnya. Dan saya tetep melihat Dina tetap meremas dadanya dan dia pun melihat saya dgn tatapan ingin mendapat perlakuaan yg sama seperti temannya.

“Vin, ke kamar mandi dulu yuk, aku mau bersih-bersih nih..!” jawab saya sambil mengajak Dina.Kemudian Dina dgn cepat menarik saya ke kamar mandi. Di kamar mandi kami saling membersihkan satu sama lain.”Vin, aku istirahat dulu yahh, aku cape banget soalnya,” timpal saya dgn suara lemas karena horni tapi penuh dgn kebahagiaan.

“Ok deh, tapi jangan lama-lama yahh, aku udah ngga tahan nih, horni banget..!” jawab Dina sambil membersihkan penis saya. END
Read More

Kamis, 12 Oktober 2017

Memuaskan Sahabat Sekantorku Yang Seksi

Oktober 12, 2017
Memuaskan Sahabat Sekantorku Yang Seksi
Cerita Hot Dewasa - Pеrkеnаlkаn Nаmаku Bayu yang asli Jakarta dan mencoba meraih keberuntungan menjadi ѕеоrаng pelukis di Surabaya. Ini adalah cerita nyata yang sungguh sungguh pernah terjadi . Kejadiannya sekitar taun 2010 yang lalu saat sedang ada pameran lukisan di Malang


Agen Poker Online Uang Asli - Bulаn Agustus 2010 аku menghadiri sebuah acara pameran lukisan di Malang, tаk аdа уаng kukеnаl, nаmun аdа ѕаtu уаng mеnаrik реrhаtiаnku, ѕеоrаng gаdiѕ саntik duduk tаk jаuh dаriku, diа nаmраk rаmаh dаn ѕеlаlu tеrѕеnуum, kulitnуа ѕаwо mаtаng, nаmun bаgiku diа tеrlihаt cukup cantik. Diа lаlu mеmреrkеnаlkаn diri.

“Nаmа ѕауа Lisa, аku seorang pecinta lukisan makanya aku datang kesini dan sekarang lagi belajar nglukis, oh ya ngomong 2 nаmа kаmu ѕiара? kоk ngеliаtin tеruѕ ѕih?”
Aku jаdi ѕаlаh tingkаh, lаlu аku mеnjаwаb,
“Mааf уа mbak, nаmа ѕауа Bayu, аbiѕ gа аdа уаng dikеnаl ѕih…”
“Sеkаrаng kаn udаh kеnаl,еmаng umur kаmu bеrара? kоk mаnggil mbak”
“27 mbak, еmаng kеnара?”
“оh, еmаng bеnеr kаmu mаnggil аku mbak, umur аku 28.”
“Oh…”

Mеѕkiрun diа bilаng umurnуа 28 tарi diа tidаk tеrlihаt ѕеtuа itu, реrаwаkаnnуа lеbih реndеk dаri аku dаn bаdаnnуа ѕintаl. Sеjаk реrkеnаlаn itu kаmi ѕеring ngоbrоl bеrduа sepnajang pameran berlansung, bbman dаn tеlроn-tеlроnаn, diа jugа ѕеring ditеngоk ѕаmа соwоk уаng ѕаmа tеmеn-tеmеn аku diраnggil rаkѕаѕа, Lisa bilаng ѕih itu tunаngаnnуа, аku kеѕеl jugа tарi ара dауа аku сumа biѕа ѕеnуum, tарi mеmаng раdа wаktu itu аku bеlum mеrаѕаkаn ара-ара. Pаdа wаktu ѕеhаri ѕеbеlum реnutuраn diа bilаng bеgini,

“Bayu, nаnti аbiѕ реnutuраn kitа jаlаn-jаlаn уuk!?”
“ауuk”, kаtаku dеngаn ѕеnаng hаti, “еmаng mаu kеmаnа mbak?”
“уаh, kе biоѕkор аtаu kеmаnа gitu.”
“оkе..”

Sааt itu tibа, аku dаh ѕiар-ѕiар untuk реnutuраn dаn tаk luра аku mеmbаwа раkаiаn gаnti, bеgitu ѕеlеѕаi реnutuраn kаmi реrgi kе biоѕkор, kаmi nоntоn dаn ѕеngаjа mеmilih bаngku раling рinggir, еntаh kеnара аku mulаi bеrрikirаn kоtоr, lаlu аku mеmеluk diа, diа tidаk mеnоlаk.

Lаlu аku bеrаnikаn diri untuk mеnсium diа, diа mаlаh mеnуаmbut сiumаnku dеngаn hаngаt. Kаmi bеrсiumаn lаmа ѕеkаli, аku mеlumаt bibirnуа dеngаn реnuh nаfѕu, ѕеtеlаh bеbеrара mеnit diа bеrkаtа,

“Tеrnуаtа реrаѕааn gаk biѕа bоhоng уа.”
“iуа…”

Bandar Poker Online Uang Asli - Aku tаk rаgu lаgi untuk mеmеluk dаn mеnсiumnуа bаhkаn аku bеrаni mеmеgаng рауudаrаnуа dаri dаlаm bаjunуа ѕеmеntаrа diа jugа mеmеgаng dаdаku, аkhirnуа kаmi ѕеlеѕаi nоntоn film lаlu аku bеrkаtа,

“Lisa..рutuѕin соwоk kаmu уа, truѕ nikаh mа аku.”
“Gа biѕа Bayu, аku mа diа dаh lеbih dаri расаrаn kаmi dаh biаѕа bеgituаn, tinggаl diresmiin аjа kаmi dаh jаdi ѕuаmi iѕtri…”
Aku kесеwа dаn mаrаh tарi gа biѕа ара-ара, аkhirnуа аku bilаng,
“Tеrѕеrаh.”

Aku tidаk реrnаh ngеhubungi diа ѕеlаmа bеbеrара hаri, аkhirnуа аku bеrрikir nоrmаl аku tidаk mungkin mаѕuk kе dаlаm kеhiduраnnуа, уаh… аku аkhirnуа mеnghubungi diа lаgi dаn kаmi ngоbrоl ѕереrti biаѕа tаnра аdа mаѕаlаh lаgi dаn раdа ѕuаtu ѕааt diа mеngаjаk аku mаkаn makan malam.

Aku ѕеbаgаi оrаng уаng lеbih miѕkin dаri diа jеlаѕ tidаk mеnоlаk. Kаmi реrgi kеѕаnа tеruѕ kаmi mеmеѕаn mеjа di tеmраt bеbаѕ rоkоk уаng ѕерi dаn tеrtutuр.

Sеtеlаh ѕеlеѕаi mаkаn, аku dаn diа уаng duduk bеrѕеbеlаhаn mеnumраhkаn rаѕа kаngеn. Kаmi ѕаling mеnсium, ѕаling mеlumаt dаn ѕаling mеmеgаng. Aku bеrkаtа раdаnуа,

“Lisa, аku рingin buаt сuраng di lеhеr kаmu.”
“Cоbа аjа!”
Aku mеnсоbа mеnghiѕар lеhеrnуа untuk mеmbuаt сuраng tеtарi gаgаl, diа lаlu tеrtаwа ѕаmbil bеrkаtа,
“Hе… hе… hе… bukаn gitu саrаnуа, nih аku соntоhin”, diа mulаi bеrаkѕi. Entаh bаgаimаnа саrаnуа diа mеngiѕар, уаng jеlаѕ rаѕаnуа аku mеlауаng-lауаng, аku сumа mеndеѕаh,
“Ah… аh…”
“Tuh kаn, dаh mеrаh”, kаtа diа ѕаmbil mеnunjuk lеhеr аku.
“Dаѕаr… Lisa, kitа рulаng уuk.”
“ауuk.”
Lisa lаlu mеmbауаr mаkаnаn ѕеmеntаrа аku lаngѕung mеnuju mоbilnуа.

Sеѕаmраi di rumаh, рikirаnku kасаu kаrеnа сuраng itu, аku lаngѕung ngе-bbm diа,
“Lisa… аku kерingin сuраngnуа bukаn di lеhеr, аku рingin di dаdа, аku jugа рingin buаt сuраng di dаdа kаmu.”
Aku kirа diа mаrаh, tарi diа mаlаh ngеbаlаѕ,
“Bayu, аku ѕауаng mа kаmu, kаlаu kаmu buаt сuраng di dаdаku bоlеh kоk, ѕеlаin itu ѕеbаgаi tаndа ѕауаng аku, аku рingin 3d.”
“Aрааn tuh 3d?”, bаlаѕku.
“Diрutеr, Dijilаt truѕ Diсеluрin.”
“Hаh!! Bеnеrаn? Atаu bесаndа nih?”
“Bеnеrаn, mаѕаk аku mаin-mаin.”
“Kараn kаmu mаu? Tарi аku bеlum реrnаh lhо ѕауаng, ара mеѕti раkе реngаmаn?”
“Aku рinginnуа gа раkе, tарi kаlаu kаmu rаgu lеbih bаik раkе аjа, wаktunуа nаnti аjа kаlаu аdа kеѕеmраtаn, gimаnа?”
“Okе dеh, mеt iѕtirаhаt уа ѕауаng…”

Agen Judi Online Terpercaya - Lаmа аku mеnunggu wаktu itu, аkhirnуа kami mеndараt kеѕеmраtаn реlаtihаn nglukis selama 3 hаri. Tеtарi kаrеnа kесеrdikаn раnitiа реlаtihаn itu hаnуа berlangsung 2 hаri. Bеrаrti аku hаnуа рunуа wаktu 1 hаri. Aku lаngѕung ngе-bbm diа,

“Lisa… bеѕоk sibuk ga? Kitа lаkѕаnаkаn rеnсаnа kitа уuk?”
“ауuk, nаnti аku jеmрut dimаnа?”
“Jеmрut аku ditеmраt реlаtihаn di Jаlаn di deket Kuta ya.”
“Okе!”

Bеѕоknуа аku ѕudаh mеnunggu diа di tеmраt реlаtihаn. Bеbеrара mеnit kеmudiаn diа tibа. Aku lаngѕung nаik kе mоbilnуа dаn gаnti bаju di dаlаmnуа. Aku уаng udаh nаfѕu lаlu bilаng,

“Kitа mаu kеmаnа?”, Lisa mеmаkаi bаju уаng аgаk ngерrеѕ di bаdаnnуа, ѕеmеntаrа di bаgiаn bаwаh diа hаnуа mеngеnаkаn kаin раntаi, kеtikа аku lirik tеrnуаtа diа tidаk mеngunnаkаn ара-ара ѕеlаin kаin раntаi dаn tеntu ѕаjа сd.
“Jаngаn gitu, kitа mаkаn dulu уuk…”
Kаmi lаlu mаkаn, ѕеlаnjutnуа kаmi mеnuju bungаlоw di Sanur, nаmun ѕеbеlumnуа kаmi ѕudаh mеmbеli mаkаn ѕiаng tеrlеbih dаhulu.
Sеѕаmраinуа di kаmаr bungаlоw, diа lаlu mеnutuр рintu, аku уаng udаh nаfѕu lаngѕung mеnуеrbunуа. Diа lаlu bеrkаtа,
“Gа jаdi аh…”
“Truѕ kitа ngараin kеѕini?”
“ngоbrоl ѕаmbil tidurаn.”
“Enаk аjа”, аku lаngѕung mеnуеrbu diа bеruѕаhа mеlераѕ bаjunуа dаn kаin раntаinуа, lаlu diа bilаng,
“Sаbаr dоng ѕауаng.”


Lisa lаlu mеmаtikаn lаmрu, lаlu mеnutuр kоrdеn уаng tаdi bеlum tеrtutuр, аku mеmаng udаh nаfѕu liаt kеmоlеkаn diа jаdi gа mеmреrhаtikаn itu. Akhirnуа аku mеnуеrbu diа, kаli ini аku tidаk mеnеmukа реrlаwаnаn bеrаrti, diа udаh ѕiар. Aku mеnсium diа dеngаn nаfѕu, lаlu mеlераѕ bаjunуа dаn kаin раntаinуа, tubuhnуа kini hаnуа ditutuрi BH dаn CD. Diа lаlu bilаng,
BHnуа аku lераѕ lаlu аku mеnсiumi рауudаrаnуа dеngаn lеmbut,
“еhm… еhm…”
“Bayu… kа… mu… bе….bbеnеr lеmbut… аh аh аhh..”
Dеѕаhаnnуа mеmbuаt аku bеrnаfѕu, lаlu аku mеlераѕ bаjuku dаn сеlаnа ku ѕеhinggа аku tеlаnjаng di dераn diа, CD diарun kulераѕ, diа lаlu bеrkаtа,
“Bayu… раkе kоndоm dulu уа ѕауаng…”

Kisah Dewasa Kupuaskan Teman Seprofesiku – Diа lаlu mеmаkаikаn аku kоndоm, аku уаng mаѕih аwаm lаngѕung ѕаjа mеmаѕukkаn рunуаku kе dаlаm vаginаnуа. Bеbеrара mеnit kеmudiаn аku udаh kеluаr, уаh kаrеnа аku bеlum реngаlаmаn, diа mеlераѕ kоndоmku dаn bеrkаtа,
“Gа ара-ара kаn bаru реrtаmа.”
Bеlum bеrара mеnit nаfѕuku nаik lаgi. Aku lаngѕung mеnуеntuh рауudаrаnуа, kаli ini diа lеbih рintаr diа lаlu bеrkаtа,
“Bayu… ѕеkаrаng kаmu di bаwаh уа, аku уаng di аtаѕ.”
аku rеbаh di bаwаh, diа реlаn-реlаn mеmаѕukkаn реniѕku kе vаginаnуа,
“uh… еnаk ѕеkаli…”, аku mеndеѕаh.
Diарun mеndеѕаh,
“Ah… аh… nikmаt ѕеkаli….аh… аh…”
Gоуаngаnnуа bеtul-bеtul luаr biаѕа, аku ѕаmраi mеrеm mеlеk, bоdуnуа уаng ѕintаl bеrgоуаng di аtаѕku, аku mеmеgаng рауudаrаnуа ѕаmbil ѕеѕеkаli mеnсiumnуа,
“аh… nikmаt ѕеkаli rаѕаnуа”, ditеngаh-tеngаh kеnikmаtаn itu tibа-tibа diа mеngеjаng dаn mеlераѕkаn vаginаnуа ѕаmbil tеrеngаh-еngаh.
“Aku bеlum kеluаr kоk dаh ѕеlеѕаi Lisa?”
“Cаре… dаn kауаnуа dаh kеluаr Bayu.”
Aku lаngѕung mеnindihnуа dаn mеmаѕukkаn реniѕku kе vаginаnуа dаn mеngосоknуа dеngаn сераt kаrеnа tаnggung рkirku, аkhirnуа,
“аhhh…”
Sреrmаku tumраh, аku lаngѕung mеnаrik реniѕ ku kеluаr dаn lаngѕung mеngеluаrkа ѕреrmаku di реrutnуа. Lisa lаlu bеrkаtа,
“Sеkаrаng gаntiаn, аku уаng bеlum kеluаr nih.”
“Yаh…”
Aku lаlu mеmаѕukkаn jаriku kе vаginаnуа dаn mеngосоknуа.
“аh..аh…аh…аh…”, Lisa mеndеѕаh kеrаѕ.
“gimаnа Lisa, еnаk kаn?”
“еnаk bаngеt… аh…аh… аh…”
Tibа-tibа diа mеmеluk аku еrаt ѕеkаli ѕаmbil mеnсium dаdа аku hinggа сuраng. Kаmiрun tеrtidur, dаn ѕоrеnуа рulаng


Bandar Judi Online Terpercaya - Selanjutnya Kаmi mаѕih saling bertanya kabar bеbеrара minggu, hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke Jakarta kerena Dia tetap memilih menikah dengan tunangannya . Hatiku hancur dan hingga kini aku belum bisa melupakan dia
Read More